Jangan Manjakan Kendaraan! Ini Alasan Kenapa Mobil Jarang Dipakai Malah Gampang Rusak
Jangan Manjakan Kendaraan! Ini Alasan Kenapa Mobil Jarang Dipakai Malah Gampang Rusak
Banyak yang mengira kalau mobil jarang keluar garasi berarti kondisinya bakal tetap "gres" seperti baru keluar dari diler. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya. Di dunia otomotif, ada istilah bahwa kendaraan itu justru lebih awet kalau dipakai secara rutin ketimbang hanya jadi pajangan di dalam garasi.
Kenapa bisa begitu? Yuk, kita bedah dari sisi teknis mengapa mendiamkan mobil terlalu lama justru mengundang masalah besar.
1. Aki yang "Tidur Terlelap"
Meskipun mesin dalam keadaan mati, sistem kelistrikan mobil modern sebenarnya tetap bekerja sedikit demi sedikit untuk menyokong fitur seperti alarm dan modul ECU. Jika tidak ada pengisian ulang daya melalui mesin yang menyala secara rutin, daya aki akan terkuras habis. Jika dibiarkan kosong terlalu lama, sel di dalam aki bisa mengalami kerusakan permanen.
Baca Juga: Fungsi dan Perawatan Lampu Sein Motor
2. Ban Jadi Tidak Bulat Lagi (Flat Spots)
Beban mobil yang bisa mencapai hitungan ton hanya bertumpu pada satu titik bagian ban yang sama dalam waktu lama. Kondisi ini dapat menyebabkan ban mengalami perubahan bentuk permanen atau yang dikenal dengan istilah flat spot. Dampaknya, saat mobil dikendarai kembali, setir akan terasa bergetar hebat.
3. Oli Mengendap dan Mengental
Oli bertugas melumasi komponen mesin agar tidak aus. Saat mesin jarang hidup, oli akan turun seluruhnya ke bak penampungan bawah (carter), membiarkan komponen mesin bagian atas menjadi kering. Lebih parah lagi, oli bisa mengalami oksidasi dan mengendap, sehingga sirkulasi pelumasan menjadi tidak lancar.
4. Risiko Bahan Bakar "Basi"
Bahan bakal yang mengendap terlalu lama di dalam tangki bisa mengalami penguapan dan perubahan kimiawi. Proses ini menghasilkan residu lengket seperti lumpur yang menjadi musuh utama bagi injektor dan pompa bensin kendaraan Anda.
Tips Sederhana Perawatan:
Minimal seminggu sekali, ajaklah kendaraan Anda untuk "jalan santai" selama kurang lebih 15-20 menit. Jangan hanya dipanaskan di garasi, tetapi benar-benar dibawa berjalan agar semua komponen mekanis, mulai dari transmisi hingga sistem kaki-kaki, ikut bergerak.