Home > > > GP Mandalika 2026 Pecah Rekor: 157 Ribu Penonton & Dampak Rp5,2 T

GP Mandalika 2026 Pecah Rekor: 157 Ribu Penonton & Dampak Rp5,2 T

[REKOR SPORT TOURISM] Pencapaian Bersejarah GP Mandalika 2026

MANDALIKA, OTOABM — Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 resmi mencatatkan tinta emas baru. Ajang balap kasta tertinggi yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober 2026 ini sukses menyedot perhatian sebanyak total 157.875 pasang mata penonton sepanjang tiga hari penyelenggaraan.

Capaian ini menjadi rekor kehadiran tertinggi sejak kali pertama ajang MotoGP digelar di Sirkuit Mandalika pada tahun 2022 silam. Angka fantastis tersebut mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 12,5% jika dibandingkan dengan edisi musim 2025 yang meraup 140.324 penonton.

Rekor 157 Ribu Penonton Padati Sirkuit Mandalika di MotoGP 2026 — abmgarage.com
Gambar 1: Kemeriahan lautan penonton yang memadati tribun Sirkuit Pertamina Mandalika dalam perhelatan GP Indonesia 2026 — Dokumentasi: abmgarage.com

📊 Rincian Angka Kehadiran Penonton Harian

Berdasarkan data resmi publikasi InJourney bersama Dorna Sports, berikut adalah rincian eskalasi jumlah penonton yang hadir langsung di area sirkuit setiap harinya:

Hari & Tanggal Agenda Balap Jumlah Penonton
Jumat, 9 Oktober 2026 Sesi Latihan Bebas (Free Practice) 39.510 orang
Sabtu, 10 Oktober 2026 Kualifikasi & Sprint Race 53.296 orang
Minggu, 11 Oktober 2026 Race Day Utama (Moto3, Moto2, MotoGP) 65.069 orang
TOTAL PENONTON (3 HARI) 157.875 orang

Puncak atmosfer kemeriahan pecah di hari Minggu saat balapan utama MotoGP dimenangi oleh Marco Bezzecchi. Sementara di kelas Moto2, panggung juara diraih oleh Izan Guevara, dan di kelas Moto3 dimenangi oleh Maximo Quiles yang sekaligus sukses mengunci gelar Juara Dunia Moto3 2026 di Sirkuit Mandalika.

💰 Dampak Ekonomi Raksasa Tembus Rp5,2 Triliun

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, yang hadir menyaksikan secara langsung di lokasi menyebut capaian spektakuler ini sebagai bukti nyata keberhasilan integrasi olahraga dan ekonomi.

"Penonton menembus angka 157 ribu orang. Ini membuktikan secara gamblang bahwa perhelatan event olahraga internasional mampu memberikan dampak multiplier effect keekonomian yang nyata bagi masyarakat luas."

— Erick Thohir (Menpora RI)

Berdasarkan kajian mendalam dari Lembaga Ekonometrika & Pemodelan Terapan (LETMI) ITB bekerjasama dengan ITDC, estimasi perputaran uang (*economic impact*) selama perhelatan berlangsung berhasil menembus angka Rp5,2 Triliun. Angka ini meningkat pesat dari Rp4,96 Triliun pada edisi 2025.

🏨 Sektor yang Merasakan Manfaat Langsung

Dampak perputaran ekonomi triliunan rupiah tersebut dirasakan langsung oleh pelaku industri perhotelan/penginapan di Lombok Tengah, jaringan wisata kuliner, penyedia transportasi lokal, hingga ratusan UMKM lokal yang terlibat di zona festival.

Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyatakan bahwa capaian rekor ini merupakan kebanggaan besar bagi bangsa Indonesia. "Angka rekor ini bukan sekadar statistik. Ini menjadi pembuktian bahwa Indonesia sangat siap dan mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga berkelas dunia," ujarnya.

🇮🇩 Pembalap Lokal Jadi Magnet Daya Tarik Penonton

Antusiasme luar biasa penonton tahun ini juga didorong oleh kehadiran dua talenta muda asal Indonesia yang berlaga di panggung utama. Veda Ega Pratama tampil sangat memukau dengan finis di posisi ke-6 kelas Moto3 di hadapan publik sendiri, sedangkan Mario Aji berhasil menuntaskan balapan berat di urutan ke-20 kelas Moto2.

Seluruh tiket di berbagai kategori dilaporkan terjual habis (sold out), termasuk kuota Premium Grandstand dan VIP Village. Dengan torehan 157.875 penonton ini, Sirkuit Mandalika makin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan di tingkat global.

ABM Garage
Ditulis oleh
Admin di abmgarage.com | Berbagi info otomotif, balap MotoGP & perawatan motor.
« Artikel Terbaru
Artikel Lama »